METODE PEMUPUKAN KELAPA SAWIT

Anda Berada di: Beranda

Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Riau

Indonesian English
.:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau ::.
HASIL PERTANIAN

Informasi Harga Hasil Pertanian

Harga Terbaru

HARGA SAYUR - MAYUR

NO KOMODITI ASAL Harga
(Rp/Kg)
1 2 3 4
       
1 Bawang merah dalam ikatan Jawa Tengah 40.000
2 Bawang prei Bukittinggi 5.667
3 B u n c i s Bukittinggi 9.333
4 Cabe merah keriting Jawa Tengah 30.000
5 Kentang Kerinci 8.833
6 Kol Gepeng Alahan panjang 3.167
7 Kol Bunga Bukittinggi 10.667
8 Labu siam Bukittinggi 3.000
9 Sayur manis Bukittinggi 5.333
10 Sawi panjang Bukittinggi 5.000
11 Seledri Bukittinggi 17.000
12 T e r o n g Bukittinggi 4.000
13 T o m a t Solok 5.333
14 Wortel Bukittinggi 9.667
15 Beras Anak Daro
Sumatera Barat 9.000
16 Beras Pandan Wangi Sumatera Barat 9.100
17 Jagung Kuning pipilan Sumatera Barat 4.000
18 Kacang Tanah wose India 15.150
19 Kacang Hijau Medan 12.650
20 Kacang Kedelai Amerika 8.000
       
Sumber :    
  Petugas Pencatat Harga Pasar, Distan Riau  
DATA STATISTIK
   
Padi
Palawija
Buah
Sayuran
Tanaman Hias
View details ...

Agenda Dinas

Rapat Persiapan Penyusunan angka ramalan (Aram) II tahun 2013 Pekanbaru, Rapat persiapan Penyusunan angka ramalan (Aram) II tahun 2013 Produksi Tanaman Pangan Tahun Anggaran 2013, dihadiri oleh Petugas dari Kabupaten/ kota se Provinsi Riau yang dilaksanakan di Dyan Graha Hotel Pekanbaru tanggal, 26-27 september 2013.

UPT Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau bekerjasama dengan Balai Pelatihan Pertanian Jambi akan melaksanakan Diklat PUAP bagi Pengurus Gapoktan Penerima BLM-PUAP Tahun 2012 dari tanggal 25 s.d 29 Maret 2013 sebanyak 4 angkatan (Angkatan 5,6,7 dan 8).

Alokasi calon peserta Diklat sesuai dengan SK Menteri Pertanian Tahap 9, 10, 11, 12, 13 dan 14 sebanyak 132 (seratus tigapuluh dua), dengan rincian sbb :

1. Kab. Kuantan Singingi (50 orang)
2. Kab. Siak (32 orang)
3. Bengkalis (18 orang)
4. Kampar (12 orang)
5. Indragiri Hilir (8 orang)
6. Rokan Hulu (6 orang)
7. Rokan Hilir (4 orang)
8. Dumai (2 orang)

Setiap Gapoktan mengirim 2 (dua) orang Pengurus yaitu Ketua dan Bendahara, apabila berhalangan salah satu diantaranya dapat digantikan oleh Sekretaris

Diharapkan calon peserta Diklat telah hadir pada hari Minggu tanggal 24 Maret 2013 Pukul 16.00 WIB di UPT Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Jln.Kaharuddin Nasution No.339 Pekanbaru

Pekanbaru, Kunjungan kerja Menteri Pertanian RI dalam rangka Pembukaan Pelatihan Pertanian Terpadu di desa Kubang Jaya Kec. Siak Hulu dan di lanjutkan acara Penanaman dan Penangkaran Benih di BBI Padi Padang Marpoyan Pekanbaru Riau pada tanggal. 11 Februari 2012.

METODE PEMUPUKAN KELAPA SAWIT

Cara Pemupukan

  1. Pemupukan dilakukan dengan sistem tebar dan sistem benam (Pocket)
  2. Pada sistem tebar, pupuk ditebarkan di piringan pada jarak 0,5 meter hingga pinggir piringan pada tanaman muda, dan pada jarak 1 - 2,4 meter pada tanaman dewasa.
  3. Pada sistem pocket, pupuk diberikan pada 4 - 6 lubang pada piringan disekeliling pohon. Kemudian lubang ditutup kembali. Sistem pocket disarankan pada areal rendahan, areal perengan ataupun pada tanah pasiran yang mudah tercuci/tererosi.
  4. Pada tapak kuda, 75 % pupuk diberikan pada areal dekat tebing. Untuk mengurangi pencucian, pupuk ini sebaiknya diaplikasikan dengan sistem pocket.

 

Berdasarkan alat yang digunakan, Pemupukan dapat dilakukan secara manual, mekanis, maupun dengan Pesawat terbang.

  • Pemupukan manual paling umum dan mudah dilakukan.
  • Pemupukan mekanis menggunakan alat (traktor) penebar pupuk untuk areal yang relatif rata. Cara ini banyak diterapkan karena sulitnya memperoleh tenaga kerja pemupuk
  • Aerial spraying sesuai untuk aplikasi pupuk padaareal yang sulit terjangkau dan daerah yangsulit memperoleh tenaga kerja
 

 

Persiapan

  1. Pembenahan piringan, pasar pikul, rorak, tapak kuda, tapak timbun dan lain-lain.
  2. Penghancuran pupuk yang menggumpal
  3. Takaran pupuk dibuat per jenis dan dosis pupuk. Sapu lidi pendek ( 15 Cm ) berbentuk kipas untuk penebaran pupuk.
  4. Luas areal yang dipremikan maksimal 30 % areal pemupukan hari itu.
  5. Persiapan : Kebutuhan jenis dan dosis pupuk dan jumlah pohon, tenaga penebar, pengecer, pengangkut pupuk, transportasi pupuk ke lapangan.

 

 
  1. Formulir AU-58 untuk permintaan pupuk
  2. Membuat rencana harian
  3. Membuat peta rencana pemupukan harian
  4. Membuat Barchart rencana - realisasi pemupukan
  5. Menentukan letak SPB (5 - 10 ha/SPB) dan letak SPK ( > 2 ha/SPK)
  6. Tenaga pemupukan :

          - Areal rata : 2 penabur + 1 pengecer

          - Areal perengan : 3 penabur + 2 pengecer

  1. Pemupukan diangkut ke lapangan sebelum jam 06.00 wib. Penebaran pupuk dimulai jam 06.30 wib
 

SEKRETARIS DISTAN RIAU

Kalender

September

1

Senin

Informasi Links

 
 

Makanan Olahan Hasil Pertanian

Suplemen Pertanian

WAKTU DAN FREKUENSI PEMUPUKAN KELAPA SAWIT

article thumbnail

Waktu Pemupukan  Pemupukan dilakukan pada waktu hujan kecil, namun > 60 mm/bulan. Pemupukan ditunda jika curah hujan kurang dari 60 mm per bulan. Pupuk Dolomit dan Rock Phosphate diusahakan dia [ ... ]


MANFAAT PUPUK ORGANIK

article thumbnail

Berbagai hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar lahan pertanian intensif menurun produktivitasnya dan telah mengalami degradasi lahan, terutama terkait dengan sangat rendahnya kandungan [ ... ]


Suplemen Pertanian Lainnya

Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman

LIDAH BUAYA (Aloe Vera)

article thumbnail

Lidah Buaya (Aloe vera; Latin: Aloe barbadensis Milleer) adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan  [ ... ]


BUDIDAYA ANTHURIUM

article thumbnail

Di alam anthurium mudah tumbuh pada media batang pepohonan yang telah membusuk atau tumbuh di pepohonan dan bersifat epifit. Oleh karenanya pembudidayaan tanaman ini tidaklah sulit.


Budidaya Tanaman Hias Lainnya

Teknologi Pertanian

ALAT PENEBAR PUPUK ORGANIK

article thumbnail

Spesifikasi:Tipe : Pengumpanan (feeding) dengan screw conveyorPenggerak : Traktor roda dua > 8 HPDimensi : P x L x T : 3070 x 1410 x 1020 mmBerat kosong : 375 kgTransmisi : Sprocket and chainKapas [ ... ]


ALAT PEMBUAT ALUR

article thumbnail

Spesifikasi:Tipe : Digandeng dengan traktor roda duaPenarik : Traktor roda dua dilengkapi dengan rotary. Minimum berpenggerak diesel 1 HPDimensi : Panjang : 520 mmLebar : 470 mmTinggi : 720 mmBerat  [ ... ]


Teknologi Pertanian Lainnya

Sekapur Sirih Kadis Distan Riau

Video Informasi Pertanian



Get the Flash Player to see this player.

time2online Extensions: Simple Video Flash Player Module

Komoditi Pertanian Riau

galerigalerigalerigalerigalerigalerigalerigalerigalerigalerigalerigalerigalerigalerigaleri

Polling Masyarakat

Bagaimana kualitas pelayanan Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Riau ?
 

Baca Informasi

Trafik Pengunjung

632867
Hari iniHari ini652
KemarinKemarin732
Minggu iniMinggu ini652
Bulan iniBulan ini652
Total Semua PengunjungTotal Semua Pengunjung632867

Pengunjung Online

Kami memiliki 17 Tamu online